Bisakah Cinta Itu Pergi?

Kau berkoar mengeluarkan emosimu
Mengalir terus, tak henti-henti
Aku diam
Kebencian terpancar dimatamu
Memandang seperti ingin menghujamku
dengan pisau tumpul yang karatan
Pedih, perih…
Kau penuh dengan makian
Penuh cacian
Hujatan, hinaan
Merendahkan
Aku diam
Aku tau, kita sudah tak mungkin lagi bersatu
Aku sadar, kebencianmu sudah meninggi
Aku mengerti, kita hanya menunggu waktu
Waktu untuk berjalan tak lagi bergandengan
Aku tak bisa apa-apa
Selain memandangimu
Dengan segenap hati penuh cinta
Kemanakah cintamu yang dulu?


0 Comments:
Post a Comment
<< Home